Connect with us

Nasionál

Pemerintah Persatuan Nasional Myanmar Minta Dukungan Timor Leste

Published

on

Hatutan.com, (23 Agustus 2023), Díli- Pemerintah Persatuan Nasional Myanmar  meminta dukungan solidaritas Timor Leste untuk mencari solusi penyelesiaan konflik rezim junta militer di Myanmar.

Baca Juga: Xanana Berharap Pemimpin ASEAN Mencari Solusi Penyelesaian Konflik di Myanmar

Penyataan itu disampaikan langsung Menteri Hak Asisi Manusia Pemerintahan Persatuan Nasional Myanmar Aung Myo Min saat bertemu Presiden Timor Leste, José Ramos Horta di Istana Negara, Rabu (23/08/2023).

Advertisement

Menteri Hak Asisi Manusia Pemerintahan Persatuan Nasional Myanmar Aung Myo Min bertemu Presiden Timor Leste, José Ramos Horta di Istana Negara, Rabu (23/08/2023). Foto/Istimewa

Menteri Aung Myo Min mensinyalir pertemuannya dengan Presiden Ramos-Horta selaku Peraih Hadiah Nobel Perdamaian 1992 itu untuk meminta dukungan atas Pemerintahan Persatuan Nasional Myanmar.

“Timor Leste adalah salah satu negara yang menjunjung tinggi hak asasi manusia dan keadilan sosial oleh sebab itu kami minta dukungan Timor Leste untuk menyampikan asprasi kami di berbagai furum regional dan internasional   untuk mengakhiri rezim junta militer di Myanmar,” kata Aung Myo Min.

Aung Myo Min meyakini bahwa pemerintah dan rakyat Timor Leste senantiasa akan menyuarakan penderitaan dan pelangaran hak asasi manusia di Myanmar  di berbagai pertemuan negara anggota ASEAN dan di forum anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Myanmar berada dalam kekacauan sejak militer merebut kekuasaan dari pemerintahan sipil yang dipimpin Aung San Suu Kyi pada Februari 2021, yang memicu unjuk rasa besar-besaran yang kemudian berhadapan dengan penindakan tegas yang mematikan oleh junta militer.

Para penentang junta militer kemudian mengangkat senjata dan sebagian besar wilayah Myanmar sekarang terlibat dalam konflik, yang oleh beberapa pakar PBB dicirikan sebagai perang sipil.

Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik, sebuah organisasi pemantau HAM, melaporkan bahwa pasukan keamanan Myanmar telah menewaskan sedikitnya 3.900 warga sipil dan menangkap 24.236 orang lainnya sejak kudeta terjadi.

Advertisement

“Kami tetap akan melawan segala bentuk pelanggaran HAM dan tindak kriminal yang terjadi di Myanmar. Kami juga sudah meminta dukungan internasional untuk segera mengakhiri rezim junta militer yang secara brutal melancarkan serangan yang menewaskan rakyat sipil selama ini,” ungkap Aung Myo Min.  

Reporter: Vito Salvadór

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Nasionál

PM Xanana Aprésia Hatutan.com Kestiona Liberdade Imprensa iha SEKOMS Nia Oin

Published

on

By

Hatutan.com, (29 Janeiru 2026), Díli– Prirmeiru-Ministru (PM), Kay Rala Xanana Gusmão,  aprésia ho Hatutan.com tanba husu pergunta ka kesiona liberdade imprensa iha Sekretáriu Estadu Komunikasaun Sosiál (SEKOMS), Expedito Dias Ximenes nia oin.

(more…)

Continue Reading

Nasionál

Konferénsia Imprensa Konjunta Albanese-Xanana, SEKOMS “Limita” Liberdade Imprensa

Published

on

By

Hatutan.com, (28 Janeiru 2026), Díli-Governu da-sia (9) ne’ebé lidera husi Primeiru-Ministru (PM) Kay Rala Xanana Gusmão iha kompromisu boot promove liberdade imprensa ne’ebé kontempla iha Konstituisaun RDTL artigu 41.

(more…)

Continue Reading

Nasionál

Timor-Leste ho Austrália Harii Parseira Foun Bá Era Foun

Published

on

By

Hatuta.com, (28 Janeiru 2026), Díli-Governu Repúblika Demokrátika Timor-Leste (RDTL) ho Governu Austrália iha kompromisu ida atu harii parseria foun bá era foun.

(more…)

Continue Reading

Trending